Surat Cinta yang Tulus dari Papa

Surat Cinta yang Tulus dari Papa

Untuk Dewi tersayang …..

Aku mencintaimu juga anak-anak kita, Bayu dan Rini.
Aku mengerti bahwa sangat tidak adil bagi kalian, bahwa aku harus pergi secepat ini.
Aku tidak bisa menghindarinya, aku tetap harus pergi.

Ingatkah engkau ketika kita masih hidup bahagia bersama-sama sebagai satu keluarga?
Aku pasti akan merindukan hari-hari bahagia itu, Aku masih ingat dengan jelas ketika kita berdua mengucapkan janji pernikahan kita. Kau berkata “ aku bersedia” dan aku juga berkata “ aku bersedia “. Aku berjanji untuk melindungi engkau dan keluarga, apapun yang terjadi, suka maupun duka.
Aku akan selalu berada di sampingmu, disisimu, memberikanmu kehangatan dan kekuatan.

Kebanyakan orang berkata, “ sayang, aku mencintaimu sampai akhir hidupku.” Namun, apakah mereka sungguh-sungguh?

Cintaku kepadamu, Bayu dan Rini sangatlah besar sampai aku ingin mengatakan padamu bahwa aku masih sangat mencintaimu walaupun aku tak lagi bersamamu.

Sayang, walaupun aku tak bisa menemanimu, tapi cinta dan kasih sayangku adalah abadi. Aku ingin engkau menggunakan uang yang kutinggalkan untuk keluarga kita dengan bijaksana. Sediakan waktumu untuk anak-anak, melihat mereka tumbuh dewasa dan pastikan mereka dapat sekolah sampai ke perguruan tinggi. Aku ingin mereka menjalani kehidupan yang normal dan menjadi orang yang berguna.

Kuatkan Hatimu Cintaku.

Dewi, Bayu dan Rini, Aku sangat sangat mencintai kalian. Selamat tinggal.

Yang selalu mencintaimu,

Andre.

Semoga surat cinta ini bisa membukakan mata hati anda untuk mencintai keluarga bukan hanya dengan kata-kata tetapi juga melalui tindakan nyata dengan mempersiapkan asuransi jiwa yang cukup untuk kehidupan anak dan istri kelak ketika anda sudah tidak ada.

Salam.

Augustpepe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: